Dec 7, 2015 - Uncategorized    No Comments

Bahan Khawatir

Ada yang khawatir karena belum menikah, ada yang khawatir karena sudah menikah…

Ada yang khawatir karena belum punya anak, ada yang khawatir karena sudah punya anak…

Kita selalu punya bahan khawatir….

Nov 18, 2015 - Uncategorized    No Comments

32nd bday

hari ini saya berulangtahun yang ke-32. Overall menyenangkan.

Doa saya adalah agar saya semakin dekat dengan Tuhan, agar yg ada dalam hati dan pikiran saya terus-menerus adalah Kristus seorang.

Mazmur 73:25 “Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.”

Oct 25, 2015 - Uncategorized    No Comments

Impact

Komsel saya mengadakan natal DATE gabungan. Ada 3 anggota komsel saya, yang saya utus menjadi panitia.

Saya sempat briefing anggota komsel saya mengenai konsep natal yang diinginkan.

Kemarin salah satu panitianya datang lebih awal sebelum kami mulai acara komsel.

Lalu saya pun menanyakan progress dalam mempersiapkan acara natal ini.

Dan dia cerita mengenai progressnya, lalu dia juga cerita bahwa dia menyampaikan pesan dan konsep saya ke panitia dari komsel lain.

Yang membuat saya takjub adalah dia memperhatikan dan mengingat semua perkataan saya.

Saya tidak pernah menyangka perkataan saya dianggap segitu pentingnya dan impactful bagi dia.

Dan ini membuat saya sadar betapa besar impact yang bisa saya buat sebagai leader kepada orang-orang di bawah saya.

Oct 10, 2015 - Uncategorized    No Comments

A new heart

Tuhan, berikan aku hati yang baru. 

Yehezkiel 36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam

batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan

Kuberikan kepadamu hati yang taat.

Oct 7, 2015 - Uncategorized    No Comments

Berasumsi

Banyak orang berasumsi yg salah mengenai saya. Saya sering jadi korban asumsi :D

Dari segala macam penjuru, dan dari segala macam arah orang sering salah sangka maksud dan motivasi saya. Tidak bisa disalahkan memang karena dualisme kepribadian saya yang kadang lembut dan kadang bisa keras.

Makanya kalau orang lain sedang curhat ama gw, terus orang tersebut bilang : “Maksudnya dia apa yah? Apa dia itu bla bla bla?”

Gw akan langsung merespon : “Ya loe tanya aja langsung ama dia maksud dia apa?”

Keterbukaan itu penting, the truth will set us free.

Oct 4, 2015 - Uncategorized    No Comments

Panti Asuhan Dorkas

Adik+ipar gw memutuskan utk merayakan ultah prince pumpkin di panti asuhan Dorkas di menteng. Gw pikir hanya akan menjadi event bakti sosial seperti yg sebelum2nya gw ikutin. Tapi ternyata tidak… Kami cuma sekitar 30 menit di sana, but it is a life changing moment. Gw selalu berpendapat bahwa dibesarkan oleh keluarga adalah selalu pilihan yg terbaik dalam membesarkan anak, dan gw tadinya berpikir anak-anak panti asuhan banyak yg murung krn merasa tertolak. Tapi hari ini, kunjungan kami ke Panti Asuhan Dorkas benar-benar merombak 2 pemikiran gw itu. Anak-anak di Panti Asuhan Dorkas penuh sukacita, sangat percaya diri tapi sekaligus rendah hati, baik, ramah, sangat santun, tertib, dan punya value excellency. Ini contoh nyata tanpa basa-basi mengasihi Tuhan melalui sesama. Gw berusaha banget nahan air mata pas acara tadi. 
Terima kasih Tuhan Yesus untuk kesempatan ini. 

Oct 1, 2015 - Uncategorized    No Comments

Yesterday…

Yesterday, I saw my mom crying.

Bukan nangis yang biasanya.

Ceritanya gw ketiduran jam 7 kecapean ngeladenin keponakan gw maen selama 2.5 jam bermain.

Sekitar jam 9an, gw denger suara tangis keponakan, gw sontak refleks bangun karena dia lg di kamar mama saya karena ketiduran di kamar nyokap dan kl dipindahin ke kamar ortunya akan terbangun.

Saya bangun mau bantuin mama saya nenangin keponakan saya. Saat saya ngeliat nangisnya cukup serius, yang gak bisa ditenangin sama gw/nyokap gw. Akhirnya i pick him up and said to my mom : “Aku kasih ke bapake emake aja yah”

I grabbed him, carry him to my sister’s room. Sambil setengah sadar gw juga gendongnya, wong bener-bener abis kebangun langsung ke kamar nyokap, lsg gendong, lsg bawa, lsg mindahin.

Ketika mau balik ke kamar gw, gw papasan ama nyokap and dia kayak abis nangis, terus gw nanya : “kenapa mom?”

terus nyokap mengucapkan 1 kalimat singkat. lalu membenamkan wajahnya ke bantal.

Nyokap gw kl sedih atau nangis, biasanya sambil ngomong dan ngomongnya panjang, mirip ngomel. Biasalah ibu-ibu.

Tapi kemaren nyokap diem aja, sambil membenamkan wajahnya ke bantal, dan terisak. Jadi itu sedihnya pasti mendalam.

Gw usap-usap punggungnya sesaat. Karena gw juga teler kurang tidur beberapa hari, dan masih setengah sadar gak kuat terbangun, akhirnya gw bilang : “Kita bahas besok yah mom.”

It totally breaks me melihat nyokap sesedih itu. Gw saat ini kurang punya waktu sama nyokap. Biasanya kami ngebolang bersama tiap hari minggu. Tapi karena gw biasa pelayanan minggu siang, kebiasaan itu ditinggalkan. I need to spend more time with my mom. I luv my mom, I’ll do anything for her, gunung didaki, lembah dilewati dan sungai akan disebrangi.

Please pray for my mom, for me and for my family.