Dec 31, 2016 - Uncategorized    No Comments

Thank You 2016

Banyak hal terjadi di tahun 2016. It’s bitter sweet memory. But 2016 overall, hanya ada rasa syukur dan damai sejahtera yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat.

Dec 23, 2016 - Uncategorized    No Comments

Kerinduan Setiap Umat Beragama

Gw bingung dengan orang yang seagama saya, yang tersinggung dan nyinyir saat tidak diucapkan selamat natal oleh agama lain.
Setiap insan beragama memiliki kerinduan untuk menyenangkan hati pencipta-nya. Salah satunya dengan mengikuti dan menaati apa yang tertulis di kitab suci mereka.
Jika memang “tidak boleh mengucapkan selamat ke umat beragama lain” tertulis di kitab suci mereka, ya kita hormati donk. Kita hormati kerinduan mereka untuk menyenangkan hati Sang Pencipta.
Jika di Alkitab, tertulis hal yang sama “wahai orang Kristen, tidak boleh mengucapkan selamat umat beragama lain”, apa yang akan kita lakukan? Kalo gw, ya gw akan taati Alkitab, gw tidak akan mengucapkan selamat ke umat beragama lain. Tapi kan kebetulan bahwa dalam Alkitab tidak mengatur hal itu.
Apakah gw sedemikian gila hormat, sampai gw mengharapkan selamat natal dari orang lain. Yang ulang tahun siapa, yang mengharapkan selamat siapa.
Contohnya : Gw punya sahabat, muslim taat, dan dia tidak pernah mengucapkan selamat natal ke gw. Dan apa  hal itu merubah persahabatan kami? Tidak sama sekali.
Saya tahu bahwa itu keputusan cukup berat yang perlu dia ambil, untuk tidak mengucapkan selamat natal ke saya. Dan saya menghargai dan menghormati itu.
Plus saya BANGGA punya sahabat yang taat pada kitab suci-nya.
Dan saya tidak akan menambah beban dia dengan tersinggung karena tidak mengucapkan selamat natal ke saya.
Betapa sempitnya kapasitas hati kita, kalau jadi tersinggung/nyinyir karena hal itu.
Saya paling gak suka melihat orang kristen yang selalu merasa bahwa mereka adalah korban.
Kalau kita ingin orang bertoleransi ke kita, bertoleransi lah ke orang lain.
Just 25 cents from me. Dan Anda yang baca ini, tidak perlu setuju sama saya.
Dec 17, 2016 - Uncategorized    No Comments

Begitu Menyenangkan

Belum pernah “beristirahat” terasa semenyenangkan ini. Sabtu-Senin di lampung nyampe jam 11 malam di jkt, selasa melayat bapak dari mantan anak DATE, lalu langsung pergi meeting siangnya, rabu pulang pergi jogja dan malamnya acara Natalan yang selesai sampai jam 11, kamis pagi presentasi lalu lembur ampe malam, jumat ke serpong untuk presentasi.

But life is good sebab Tuhan baik. #ThankYouJesus

Dec 8, 2016 - Uncategorized    No Comments

Syarat Dasar

Damai sejahtera adalah syarat dasar untuk menikmati hidup – Jeffrey Rachmat

Damai sejahtera adalah akibat dari ketertiban.

Iri hati bisa menghilangkan damai sejahtera.

Damai sejahtera juga bisa hilang karena ada ketidaktertiban dalam hidup kita, misalkan kita tidak tertib dalam mengatur keuangan kita.

Nov 28, 2016 - Uncategorized    No Comments

Refleks

Bagi anak Tuhan yang sudah dewasa secara rohani, selayaknya “mengampuni” sudah menjadi suatu gaya hidup sehari-sehari. Bahkan sampai pada titik “mengampuni” sudah menjadi refleks saat ada orang yang menyakiti kita.

Nov 10, 2016 - Uncategorized    No Comments

Menepati Janji

Kalau kita sedang berhadapan dengan anak kecil yang lagi ngambek, biasanya kita menjanjikan beberapa hal ke dia : “cup cup cup, nanti kita maen yah ke…”, dsb…

Begitu juga saya dengan keponakan saya. Saya sering buat janji untuk melakukan sesuatu kalau memang lagi membujuk mereka.

Tapi saya selalu berusaha menepati janji saya. Misal keponakan saya pengen mangga, tapi mangga di rumah abis. terus dia tetap menuntut…. Saya bilang ke dia “nanti onty beliin mangga yah, sabar yaah.” Sesudahnya saya pasti usaha beli mangga tersebut dan kasih ke dia…

Belajarlah menepati janji, mulai dari menepati janji ke anak kecil.

Nov 6, 2016 - Uncategorized    No Comments

The 4th Day

Hari ini hari ke-4 saya berpuasa. It’s still a long way to go. Posting itu bukan ingin menginformasikan Anda bahwa saya puasa. Posting ini saya buat sebagai penanda bahwa hari ini adalah hari ke-4.

Nov 6, 2016 - Uncategorized    No Comments

The Greater Pain

Semakin berumur, pain tolerance kita akan semakin tinggi. Why? Karena seiring dengan umur, kita akan mengalami berbagai macam bentuk dan derajat ‘pain’.

Mungkin karena itu Tuhan kadang membiarkan kita merasa sakit. Karena di level yang berbeda, kita memerlukan level pain tolerance yang lebih besar.

Tapi Tuhan itu baik. Apapun yang Tuhan lakukan, itu adalah baik adanya. Itulah gunanya saudara/i persekutuan, karena saat kita jatuh, mereka lah yang mengingatkan kita bahwa Tuhan itu baik. Dan saat mereka jatuh, ada kita yang mengingatkan hal yang sama kepada mereka.

Nov 4, 2016 - Uncategorized    No Comments

Pintu yang besar

Selama hampir 33 tahun saya hidup, saya menyadari suatu pola. Pola bahwa sebenarnya untuk masalah kompleks, kadangkala solusinya adalah langkah kecil dan sederhana.

Kalau kata Ps Jeffrey Rachmat, untuk membuka pintu yang besar, hanya diperlukan sebuah anak kunci yang kecil.

Contoh 1 : di Komunitas Sel (KOMSEL), seringkala ada masalah keterbukaan. Jadi anggota KOMSEL tidak terbuka, malu dan kadang takut untuk cerita tentang kehidupan mereka.

Dan saya menyadari solusinya sebenarnya kecil dan sederhana. Jadi saat mulai, setiap orang diberi giliran berurutan untuk “update” aktivitas dan kejadian dalam seminggu terakhir ini. Jadi digilir sederhana setiap orang, tidak perlu Leadernya bilang : “Ayok, siapa yang mau cerita atau kesaksian”. Kalau tidak diberi giliran semua, mereka akan malu dan kadang malas. Kadang kita malu tunjuk tangan karena takut tidak didengar.

Contoh 2 : Alkisah zaman dahulu di zaman purba kala, ada seorang raja yang sedang jalan-jalan di daerahnya. Saat berjalan, kaki dia terkena duri dan dia kesakitan. Akhirnya dia memerintahkan agar seluruh wilayah dia diberi karpet, agar dia tidak ketusuk duri lagi saat berjalan-jalan. Lalu seorang  bijak datang, dan berkata : “Raja, biar seorang pengrajin mencoba membuat alas kaki untuk Anda. Jadi daripada memberi karpet di seluruh wilaya kerjaan, akan lebih baik jika Raja memakai alas kaki saja”. Dan itulah asal-usul ditemukan sendal :D #JustKidding

Contoh 3 : di rumah saya, kadang internet itu mati bisa berhari-hari. Kenapa bisa mati berhari-hari? Karena :

1. Kami tidak tahu no telp untuk call center supportnya. Dan kami malas nyarinya

2. Kami tidak tahu no pelanggan dari internet ini, dan langganan atas nama siapa. Karena data itu diperlukan untuk konfirmasi. Dan kami malas bertanya.

Solusinya sederhana : buat sticky note, yang berisi no telp call center, no pelanggan, dan atas nama siapa, letakkan di atas modemnya. Jadi kalau ada yang mau complain ke call center, semua informasi ada di tempat yang terjangkau.

Intinya apa? Intinya adalah, jika kita punya masalah yang besar dan sangat kompleks, jangan khawatir. Karena solusi untuk masalah besar dan kompleks seringkali adalah langkah kecil dan sederhana. Mari berdoa dan minta hikmat dari Tuhan, anak kunci mana yang perlu dibuka untuk membuka pintu besar tersebut.

Pages:«1234567...161»