Nov 8, 2005 - Uncategorized    Comments Off on Tanpa judul

Tanpa judul

Lapar…
 
Selama di rumah sakit selama 10 hari, saya punya
jadwal : makan pagi, snack I, makan siang,snack II dan makan malam. Setelah
pulang ke rumah, ternyata saya sudah terpola dengan 5X makan itu. Jadi sekitar
jam 10 pagi dan jam 3 pagi saya harus makan snack.
 
Malam tadi saat tiduran di ranjang, nyokap teriak
dari bawah : "Di Poso ada 2 siswa ditembak."
 
Well…
 
Sepertinya mereka tidak bisa memancing kemarahan
warga di sana. Buktinya lebaran POSO baik-baik saja. Dan semoga kejadian
pembunuhan ke-2 ini bisa dihadapi dengan kepala dingin dan hati yang
berserah.
 
Saya sedang berpikir untuk mindahin blog ke
blogspot.com. Dulu udah pernah punya sih account di sana. Tapi saya lupa
passwordnya. Hehehe.
 
Well, that’s all folks.
Oct 28, 2005 - Uncategorized    Comments Off on Want GMail?

Want GMail?

Tau tentang GMail kan?

Nah untuk jadi member kan harus ada member GMail yang invite. Nah saya sudah jadi member GMail, kalo ada yang mau, kirim pesan ke saya dan cantumin your e-mail, nanti saya invite.

POP3 gratis lho.

Tapi saya cuma mau invite 5 orang aja.

Oct 28, 2005 - Uncategorized    Comments Off on HE is my portion.

HE is my portion.

Saya kenyang sekali hari ini.

Kalo orang-orang baca blog saya, apa mereka nganggap saya ini teh alim banget kali ya..

Well, in fact, kadang-kadang saya jatuh juga. Tapi seringkali saya nulis blog saat saya sdg sukacita.

Sekitar 2 tahun terakhir ini, ada sesuatu yang saya sadari. Setiap kali kita memiliki perasaan sebal, benci, kesal dengan sesuatu atau seseorang… Lalu saat kita dalam hadirat TUHAN, semua rasa itu pasti berubah. Sungguh lho. Dari yang namanya "bener2 ogah buat ketemu tuh orang", pasti diubahkan menjadi perasaan rindu. Rindu untuk menyapa orang itu.

Terus jika kita mengasihi seseorang, dan orang itu membuat kita sakit, lalu kita bertekad : "Aku gak mau lagi doain dia"… Tapi saat kita melipat tangan dan berlutut, dan kita tidak menyebut nama orang itu, akan terasa ada sesuatu yang hilang dan kita seperti sedang pura-pura ama TUHAN. Maka akhirnya kita menyebut lagi nama orang itu di dalam doa.

TUHAN itu setia, selalu menjaga, mengasihi kita.

Ya TUHAN, Engkau perlindunganku, kekuatanku, dan jaminanku. Engkau adalah bagianku.

Oct 28, 2005 - Uncategorized    Comments Off on The 23rd Psalm for Working People

The 23rd Psalm for Working People

This is from sister Grace, read it.

The 23rd Psalm for Working People
(Author Unknown)

The Lord is my real boss and I shall not want.
He gives me peace, when chaos is all around me.
He gently reminds me to pray before I speak,
And to do all things without murmuring and
complaining.
He reminds me that He is my Source and not my
job.
He restores my sanity everyday and guides my
decisions
That I might honor Him in everything I do.

Even though I face absurd amounts of emails,
System crashes, unrealistic deadlines, budget
cutbacks,
gossiping co-workers, discriminating supervisors
And an aging body that doesn’t cooperate every
morning,
I will not stop-for He is with me!

His presence, His peace, and His power
Will see me through.
He raises me up,
Even when they fail to promote me.
He claims me as His own,
Even when the company threatens to let me go.

His faithfulness and love
Are better than any bonus check.
His retirement plan beats every 401K there is!
When it’s all said and done,
I’ll be working for Him a whole lot longer
And for that, I bless His Name.
Amen

Oct 20, 2005 - Uncategorized    Comments Off on ke Jakarte

ke Jakarte

Hari ini gue ke Jakarta buat negosiasi gaji. Yang ternyata bukan nego, tapi ngasih tau gaji.  Gue akan digaji x,y juta, tidak ada tunjangan lain, dikontrak dulu selama 6 bulan, bila kinerja gue bagus, baru diangkat jadi pegawai tetap. Setelah jadi pegawai tetap, gaji gue akan ditambah asuransi, but still no tunjangan.

Setelah gue hitung2, itu gaji kurang banget. Asli!

Perusahaannya bagus, terletak di pusat kota jakarta di lantai 18 sebuah gedung. Pegawainya gak terlalu banyak, tapi penampilan mereka lumayan keren.

Gue suka situasi kantornya,tapi itu lho gajinya. Dan banyak faktor lainnya. Malam ini mau gue mau gumulin dulu.

And berita lainnya : tadi saat mau naik pesawat, gue tiba-tiba keringet dingin… Gue takut banget thypus gue kambuh.. Nih badan gak enak banget rasanya. Mana kalo naik pesawat gue selalu mau muntah….

Tapi puji TUHAN, kayaknya kecapean aja. Atau gara-gara makan ayam kentucky di bandara. Hahaha. Doraka nih, soalnya nyokap udah antipati ama KFC sejak gue sakit. Hekheekk. Sorry mom…
Hari ini Sihar sidang. tadi gue telepon ke kosat dia jam 5an, tapi dia gak ada. Pesta di mana tuh orang…

Besok gue mau ke kampus, ngambil transkrip nilai yang udah dibenerin. Terus mau ngirim lamaran-lamaran ke kantor-kantor di Bandung.

Hari ini gue capek, tapi gue senang :)

================================================
You gave me so many love. Thank you my Lord.
Your presence satisfy my whole desire.

Oct 13, 2005 - Uncategorized    Comments Off on Laper man!

Laper man!

Memilih pekerjaan itu seperti memilih pasangan hidup. Susah-susah gampang, gampang-gampang susah.

Jadi sebenarnya kalo ada panggilan wawancara, sekarang gue gugup abis. Seperti tentnag pasangan hidup, loe selalu bertanya : "Apa bener ‘dia’ ini dari TUHAN?"

Maka begitu pula untuk pekerjaan : "Apa bener ini dari TUHAN?"

Sejak sakit, gue tuh banyak mikir apa sih yang TUHAN mau dari gue…

Kenapa semua yang tampaknya amat sempurna, tiba-tiba gue jatuh sakit ampe opname 10 hari…

Makanya saya sekarang sedikit takut dalam mengambil keputusan.

Malam ini saya mau doa tentang si "visitek".

Btw, hari selasa saya Tes Potensi Akademik dan rabu tes Psikotest buat Seleksi Dosen Informatika STT Telkom. Hari Senin jam 1.20 wawancara.

Hari ini saya mengembalikan formulir PMDK Univ Maranatha punya adik saya+temannya. Terus ke BEC buat isi cartridge printer dan ke Gramedia beli buku Psikotest.

Gue kalo nemu buku yang menarik hati, gak mikir 2X buat beli. Gue tuh lebih boros beli buku daripada beli baju.

That’s all folks.

Oct 8, 2005 - Uncategorized    Comments Off on 10 days in the hospital

10 days in the hospital

10 hari di RS adalah masa-masa yang berat bagi saya. Apalagi 5 hari pertama, demam saya

sekitar 39-40 derajat, setiap kali saya menutup mata, saya mulai berhalusinasi.

Tapi kangen juga ama suasana rumah sakit, apalagi suster-suster di sana rata-rata sebaya ama

saya (kelahiran 1982-1984).

Ya, walau ngobrolnya dikit-dikit, tapi selama 10 hari ketemu yang itu-itu mulu, jadi udah

"sedikit" akrab lah. Suster-suster di sana ceria-ceria, apa gara-gara masih muda kali ya?

atau gara-gara gajinya gede?

You know what… Suster itu pekerjaan mulia lho, menurut gue lebih mulia daripada dokter.

Bayangin aja nge-mandiin pasien, bantuin pasien buang air kecil+buang air besar, gantiin

baju, tiap kali dipanggil musti mau, selalu nurutin maunya pasien.

Jadi inget ama K Niken, dia kan banting setir jadi suster. Sekarang gue tau alasan dia apa.

O ya ada 1 suster nih yang pelit ngomong. Kalo suster-suster yang lain itu,walau gak

ditanya, selalu ngejelasin demam berdarah+typus kayak gimana, dan nasihatin : "banyak minum,

banyak istirahat,etc." Tuh suster namanya Maryani, and dia tuh angkatan 2001, tapi lahir

tahun 11 November 1984 (1 minggu sebelum ultah gue). Suster Maryani nih kecepetan

sekolahnya. And dia nih paling pelit ngomong, gak pernah nasihatin, and paling susah diajak

ngobrol.

Ada 1 suster lagi yang pengen diceritain,namanya Irene, nah kalo yang ini cerewetnya minta

ampun, tapi lucu. Sama-sama orang batak, jadi…
Biasalah ;)

O ya, ada 1 lagi, tapi gue lupa namanya, kalo gak salah suster Riris. Nah dia bilang gue tuh

"anak mama". Enak ngobrol+becanda ama dia.

Suster-suster yang lain, saya gak hafal namanya. Terpujilah wahai kalian para suster. Yang

semangat dalam bertugas yah :) dan bersukacita selalu.

That’s enough with the nurses.

Saat saya pulang, dan mengingat 10 hari di RS, saya sangat sedih sekali, dan saya berkata

"Tangan-Mu menekanku dengan sangat berat ya TUHAN."

Sulit bagi saya untuk mengucap syukur. Saat masih demam, saya bisa mengucap syukur. Tapi

setelah pulang dan mengingat 10 hari itu, rasanya sedih sekali…

Yang paling penting dalam doa adalah : jujur ama TUHAN.

Bapaku yang baik, aku bersyukur untuk semuanya. Ajari aku untuk seperti Ayub, dia mau

menerima yang baik dan juga mau yang "buruk".

TUHAN, aku takut… Engkau menghentikan semua upayaku, semua hasratku.

Tuhan, aku takut…

Bapa, aku tidak ingin sakit seperti yang kemarin lagi.

Sep 24, 2005 - Uncategorized    Comments Off on O man….

O man….

Kepala saya sedang pusing dan tenggorokan panas. Gue kena radang tenggorokan(lagi).