Feb 11, 2015 - Uncategorized    No Comments

Kreatif

Tuhan itu penuh dengan kreativitas. Di gereja saya, kami menjunjung tinggi kreativitas.

Seperti berkat Tuhan selalu baru, kami percaya kreativitas itu selalu baru.

Di gereja kami, amat sangat jarang menyanyikan lagu lama. Definisi “lagu lama” di sini adalah lagu 1 tahun yang lalu. Betapapun ngehitsnya lagu itu tahun lalu, sangat jarang di tahun berikutnya kami menyanyikan lagi. Our Pastor pernah cerita beberapa tahun yang lalu, ada lagu yang dimainkan terus-terusan selama beberapa bulan, dan dia kasih ultimatum untuk tidak boleh menyanyikan itu lagi ke tim Praise and Worship di gereja kami. Karena beliau berpegang pada ayat ini Mazmur 96:1A “Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN”.

Selayaknya dalam ibadah kita tidak merasa bosan. Kenapa? Karena Tuhan tidak pernah membosankan. Ngantuk sesekali ok lah, tapi tidak membosankan.

Setiap kali melihat suatu kreativitas yang mengagumkan saya selalu mengidentikkannya dengan Tuhan.

Allah saya adalah Allah yang kreatif. Sosok seperti apakah Tuhan di mata Anda?

Feb 2, 2015 - Uncategorized    No Comments

Aloha ha ha

Aloha!!! I don’t know why, but I feel happy today.

Kemarin saat ada khotbah, ada insight menarik. Bahwa blessed itu artinya : is made happy by God.

Every day, I am made happy by God.

Gw bingung sih kenapa gw jadi jarang nulis. But anyway, gw pengen lebih sering nulis.

Btw, ini adalah tulisan gw yg submit utk ditampilkan di buletin gereja, yang akhirnya masuk untuk edisi bulan Februari. Saat ditampilkan di buletin gereja, banyak yang disunting, sampai kalimatnya jadi rada aneh, ampe gw sendiri kagak ngarti -__-

Tapi gw copy paste tulisan asli gw :

Maturity dalam sisi rohani
bagi ego saya adalah proses yang tidak enak. Sama misalnya seperti seorang remaja yang bertumbuh secara fisik dan mental
menghadapi banyak tantangan. Bagi saya masa remaja adalah masa yang penuh tantangan
banyak peer pressure
hormon-hormon pertumbuhan mengubah fisik
dsb. Tapi saya memegang konsep bahwa tanda orang itu hidup adalah dia bertumbuh dan menjadi dewasa. Kita tidak punya pilihan lain selain stagnan atau bertumbuh. Tapi jika mendasarkan hidup kita kepada Kritus
pertumbuhan memang penuh tantangan tapi itu adalah kerinduan. Sebagai orang percaya
Kristus adalah pusat kehidupan kita dan alasan kita untuk bernafas dan bangun setiap hari. Dalam proses saya menjadi dewasa
saya pun semakin akan mengenal karakter Tuhan.

Dec 31, 2014 - Uncategorized    No Comments

31 Des 2014

Hari ini adalah hari terakhir di tahun ini. Tahun ini gw banyak sekali diberikan berkat sama Tuhan, dari bisnis, keluarga, pertemanan, pelayanan, dsb. Entah apa di benak Tuhan sampai memberikan berkat tersebut bertubi-tubi.

Well, terlepas dari apa yg telah gw capai, gw miliki, yang tidak gw capai dan yang tidak gw miliki, di tahun 2015 ini doa gw yang terutama adalah agar semakin hari semakin cinta Tuhan dan cinta Firman Tuhan, dan mengandalkan Tuhan selalu.

Mazmur 73:21-26 :
Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,
aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.
Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.
Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.
Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

Nov 19, 2014 - Uncategorized    No Comments

I have my moment

Wow, sudah 3 bulan saya gak tulis note baru… Hehehe.

Nulis apa yauw yauw yauw.

O ya, saya baru saja punya keponakan. Hehehe. He is handsome. Entah ini handsome objective atawa karena keponakan gw.

Tahun ini melesat dgn cepat. Bahkan lebih cepat dari tahun lalu. Ini tiba-tiba sudah November saja.

So many things going on in my life, dan terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Dan kemarin saya ulang tahun. Saya dapat 4 bday cake. And gw cuma bisa berkata “Puji Tuhan”.

Di 31 tahun hidup saya, saya bersyukur bahwa saya kenal dan terima Tuhan dari sejak saya remaja.

Ultah saya ini cukup istimewa, karena ini ultah pertama saya sebagai tante yg punya keponakan dan juga menantikan 1 keponakan lagi yang saat ini masih berenang-renang di perut ibunya, punya 2 adik ipar, ultah pertama sebagai cell group leader. Dan setelah sekian lamaaaaaa, saya kembali ke pelayanan. Setelah mengalami trauma dengan konsep persekutuan, saya masuk kembali ke cell group dan kembali ke pelayanan.

Setelah banyak sekali berlagak dan menyombong, dan seketika itu harga diri saya langsung dihantam dan direndahkan kembali, i tried not to take anything for granted. Tapi hidup kan bagaikan roda, suatu saat saya akan berlagak dan sombong, lalu dihantam kembali harga dirinya, dan direndahkan kembali. And so on, and so on…

Saya pernah baca buku yang judulnya “Before 30”, cerita bagaimana penulis mencapai banyak hal dalam Tuhan sebelum dia menginjak umur 30.

Kalau ditanya, apa saya sudah mencapai banyak hal dalam hidup saya? Saya akan menjawab “ya”. Saya sudah merasa bahwa saya mencapai banyak hal dalam hidup saya, karena kasih karunia Tuhan.

Bukan sombong dan belagu, tapi lebih kepada “saya tidak bisa meminta lebih lagi”. Apa yang saya miliki, apa yang saya tidak miliki, bagi saya sudah cukup.

Cukup untuk membuat sukacita saya penuh. Saya sudah pernah mendapatkan moment mengalahkan Goliath versi saya, moment yang meresonansi terus-menerus bahwa I have a great God.

Pernikahan? It adds happiness, and i’m really looking forward for it. Tapi tidak menikah tidak akan membuat saya kosong.

Sebagai anak Tuhan, menurut saya wajar dan layak bahwa masing-masing dari diri kita berkata tanpa paksaan satu kalimat ini : ‘I’m the happiest people in the whole world’. Ada banyak moment dalam hidup saya, di mana saya mengucapkan kalimat tersebut. And I hope you have your moment.

Aug 12, 2014 - Uncategorized    No Comments

Kucing menggigit

Hari minggu kemarin, setelah having lunch with 2 good friends, dari Kota Kasablanka, saya pergi ke Ciputra World utk registrasi pasca bayar HP saya. Saya harus ke bawah jalan layang untuk muter, ambil U Turn.

Saat muter saya melihat ada kucing lewat, di mulutnya ada burung gereja dipegang sama giginya.

And the scene amazed me. Gimana kucing yang ada di bawah bisa nangkep burung gereja yang gampang aja terbang kalau ada yg deketin. Gw cengo gitu liatnya.

Dalam hati gw bilang : nih kucing pasti bangga banget ama dirinya bisa nangkep burung itu.

Well, ini postingan tidak penting sih. Sekedar iseng aja. Menulis itu salah satu “pause moment” bagi saya. Aktivitas yang saya bisa fokus tanpa ke-distract hal lain adalah menulis.

Jul 24, 2014 - Uncategorized    No Comments

Keseimbangan

Kunci kehidupan adalah keseimbangan.

“Berlebih” dan “kekurangan” bukanlah hal yang baik.

Misalnya “makan wortel”, kurang makan wortel tidak baik, tapi begitu juga “berlebihan makan wortel” juga ada efek samping.

Kunci kehidupan adalah keseimbangan.

Misalnya “mengasihi Tuhan” harus seimbang dengan “mengasihi sesama”. Jika “mengasihi Tuhan” tapi tidak “mengasihi sesama”, kita akan dicap sebagai orang munafik. Jika “mengasihi sesama” tadi tidak “mengasihi Tuhan”, betapa kosongnya hidup ini. Well ini pendapat gw, punya pendapat berbeda dengan gw juga sah-sah saja.

Kunci kehidupan adalah keseimbangan.

Terlalu lambat berkendara di jalan Tol, Anda membahayakan diri sendiri+orang lain, terlalu kencang di jalan Tol juga membahayakan diri sendiri+orang lain.

Kunci kehidupan adalah keseimbangan.

Sahabat Anda perlu tahu kelebihan dan kebaikan Anda, mereka pun akan betah dekat dengan Anda. Mereka pun perlu tahu kekurangan dan kejelekan Anda, jadi Anda tidak perlu pakai topeng saat bersama mereka.

Kunci kehidupan adalah keseimbangan.

Isi note terlalu pendek tidak puas, terlalu panjang bikin bosan. Jadi saya sudahi saja note ini sampai sini.

Jul 24, 2014 - Uncategorized    No Comments

Are we lucky or blessed?

What is the difference between “lucky” and “blessed”?

In my opinion, we consider “lucky” as a random action, without a beginning, without a calculation. It’s just instantly randomly happened.

But if we say that “we are blessed”, we acknowledge that it is a very calculated event, there’s someone who initiate, plan all resources that needed and execute things to make that event happened.

So what would we say? That “we are lucky” or “we are blessed” ?

Jul 7, 2014 - Uncategorized    No Comments

Tergesa…

Jika ada kebiasaan yang ingin saya rubah dalam hidup saya adalah memperlambat ritme hidup saya. Everything went so fast in my life, i don’t have time to pause and enjoy it. I need to step back, pause and slowing down.

Jun 16, 2014 - Uncategorized    No Comments

Life is good overall.

Minggu gw kemarin gw merasa sangat ‘burned out’ banget deh.

Senin-Kamis itu urusan gereja.

Senin ikut kelas COB, Selasa ikut kelas COC, Rabu ikut Lead Night, Kamis Komsel.

Jadi Senin-Kamis gw bener-bener gak nonton TV, tiap hari pulang jam 10 malem-an, langsung blek tidur, pagi abis bangun lsg ngerjain kerjain kantor.

Tapi overall kl gw mau bilang semuanya itu dilancarkan dan dimudahkan.

Selama minggu kemarin, dari rumah ke gereja, atau dari kantor ke gereja itu jalanan lancar banget. Pas Selasa kan hujan, orang-orang pada ngeluh macet banget, gw sih lancar-lancar aja.

Tapi kelas COB dan COC itu cuma 8 sesi saja, minggu ini adalah sesi ke-4 dari 8 sesi. Jadi sekitar sebulan lagi seharusnya tidak sepadat minggu kemarin.

Ditambah kami sedang renovasi rumah, terkadang harus pergi ke toko bahan bangunan utk beberapa keperluan.

But overall, life is good. Luv God, luv my fam, luv my buddies, luv my team, luv my church, luv life.

May 29, 2014 - Uncategorized    No Comments

One Moment in Time

Orang menilai kita itu hanya dari satu moment terakhir yang dia nilai dari kita.

Sebanyak apapun moment dan impresi baik sebelumnya yang kita lakukan sebelumnya, hanya satu moment buruk terakhir yang mereka ambil sebagai pegangan.

Istilahnya : nila setitik rusak susu sebelanga.

Kita harus memahami hal ini agar lebih mempermudah kita.

Jika 2 orang konflik, A marah pada B.

A bisa mengingat untuk jangan menilai B dari moment terakhir saja, lihat juga B dari moment-moment sebelumnya. Jadi si A bisa meredam amarahnya.

B juga jgn terlalu keras pada dirinya sendiri, jika A marah, B jgn terlalu merasa bersalah, B bisa berkata : A hanya melihat moment terakhir itu saja, saya pernah banyak berusaha give best effort untuk A sebelumnya. Jadi si B bisa merasa tidak terlalu down.

Tidak penting apakah A dan B bisa baikan kembali/tidak. Yang penting adalah mereka bisa menjaga hati mereka.

Pages:«1...78910111213...161»