May 22, 2017 - Uncategorized    No Comments

Sunset

Saat duluuuu sekali, gw pernah join dalam komunitas sel.

Pemimpinnya saat itu berkata : “kenapa kita susah sekali mengenalkan pribadi Kristus pada orang tua kita, kakak dan adik kita? Itu karena mereka melihat kehidupan kita sesungguhnya”

Dan saat itu, gw ngangguk-ngangguk, dan menyetujui saat itu.

Lingkaran dalam kita lah yang tahu bagaimana kita sesungguhnya.

Tapiiiii….. Kalau memang Kristus berdaulat atas hidup kita, seharusnya orang tua, kakak, adik, keluarga kita lah yang paling merasakan dampaknya.

Agak percuma, jika kita bisa jadi terang bagi orang lain, tapi keluarga kita sendiri tidak melihat kita membawa terang.

Gw kenal langsung orang yang bilang “shalom, Tuhan memberkati”, sering pelayanan di gereja…. TETAPI dia abusive dengan orang-orang sekitarnya, mukul cucu-nya dengan baskom sampai baskom-nya pecah, main gesper, dsb…

Kita bisa say hello dengan ramah, ngucap shalom dengan orang lain, tapi diam-diaman dengan orang di dekat kita.

Berantem, berseteru dengan orang dekat, itu wajar sekali, tapi seperti di Alkitab bilang, pertengkaran itu selesaikan sebelum matahari terbenam. Setidaknya kita sudah melepaskan pengampunan sebelum matahari terbenam.

Biarlah kita menjaga hati kita, agar Tuhan betah dan menikmati bertahta di hati kita.

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!


+ two = 4