Apr 11, 2017 - Uncategorized    No Comments

Tawar

Saya saat ini lumayan aktif pelayanan di gereja. Dan semakin saya aktif, semakin saya kenal orang kristen lahir baru lainnya, semakin saya menyadari bahwa tidak ada orang yang sempurna.

Gw begitu sering melihat begitu banyak orang yang tidak taat pada Firman Tuhan, untuk hal-hal prinsipal.

Apa gw merasa kecewa? Tidak… Yang gw rasakan lebih ke “mati rasa”.

Tapi gw sadar juga bahwa sebenarnya gw pun sama aja. Masih sering berontak, masih nakal, dsb. Pasti tidak sedikit orang juga merasa ‘mati rasa’ karena gw.

Dan gw perlu sadar bahwa setiap orang pun ingin become better dalam hal ketaatan, terlepas dari penilaian gw.

Issue-nya apa? Issue-nya adalah, gw tidak ingin mati rasa lagi.

Memahami, menerima, dan mengasihi seseorang, tidaklah perlu disertai dengan mati rasa. Mungkin ini yang disebut dengan tawar hati.

Pulihkan aku Tuhan, aku tidak ingin mati rasa lagi.

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!


+ eight = 17