Apr 11, 2017 - Uncategorized    No Comments

Dituntun oleh Roh Kudus

Hari ini saya mengikuti training untuk business community di gereja saya.

Saat diskusi, di kelas berisi sekitar 50 orang, ada pertanyaan seperti ini : Apa/siapa yang berpengaruh bagi Anda dalam menjalankan bisnis?

Ada dorongan kuat dalam diri untuk jawab bahwa tokoh-tokoh Alkitab yang mempengaruhi gw, dan bilang : “Dalam Alkitab, sebenarnya banyak prinsip manajemen yang bisa kita ikuti untuk menjalankan bisnis kita, contohnya delegasi, training, dll”

Ini forum umum, akan jawab depan 50 orang. Dan gw introvert, malu untuk jawab, gw tahan diri gw untuk gak jawab. Dan jawaban gw ini agak-agak berbau rohani sedikit, dan tampaknya sebagian jemaat gereja tuh kadang agak suka gimanaaa gitu kl ada yang ngomong berbau rohani.

Jadi gw tahan banget, pembicaranya terus nanya : “Ada yang mau jawab”.

Dan dada gw bergemuruh banget, seakan-akan Roh Kudus mendorong gw untuk menjawab, tapi gw tahan diam, sambil galau jawab/gak, tapi gw tetap tahan.

And you know whaat… pembicaranya nunjuk gw, dia bilang : “Tadi siapa yang usahanya di bidang IT”

Gw langsung refleks ngomong pelan ke diri sendiri : “Aduh”.

Akhirnya gw jawab deh di depan umum.

Lesson learned today : harus lebih peka pada tuntunan Roh Kudus. Dan harus lebih berani untuk taat, walaupun itu melawan rasa malu kita.

Yang disesali : seharusnya gw bisa berani untuk taat, dengan segala ketidaknyamanan yang mungkin gw hadapi dan mungkin orang lain hadapi.

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!


+ 8 = seventeen