Nov 4, 2016 - Uncategorized    No Comments

Pintu yang besar

Selama hampir 33 tahun saya hidup, saya menyadari suatu pola. Pola bahwa sebenarnya untuk masalah kompleks, kadangkala solusinya adalah langkah kecil dan sederhana.

Kalau kata Ps Jeffrey Rachmat, untuk membuka pintu yang besar, hanya diperlukan sebuah anak kunci yang kecil.

Contoh 1 : di Komunitas Sel (KOMSEL), seringkala ada masalah keterbukaan. Jadi anggota KOMSEL tidak terbuka, malu dan kadang takut untuk cerita tentang kehidupan mereka.

Dan saya menyadari solusinya sebenarnya kecil dan sederhana. Jadi saat mulai, setiap orang diberi giliran berurutan untuk “update” aktivitas dan kejadian dalam seminggu terakhir ini. Jadi digilir sederhana setiap orang, tidak perlu Leadernya bilang : “Ayok, siapa yang mau cerita atau kesaksian”. Kalau tidak diberi giliran semua, mereka akan malu dan kadang malas. Kadang kita malu tunjuk tangan karena takut tidak didengar.

Contoh 2 : Alkisah zaman dahulu di zaman purba kala, ada seorang raja yang sedang jalan-jalan di daerahnya. Saat berjalan, kaki dia terkena duri dan dia kesakitan. Akhirnya dia memerintahkan agar seluruh wilayah dia diberi karpet, agar dia tidak ketusuk duri lagi saat berjalan-jalan. Lalu seorang ┬ábijak datang, dan berkata : “Raja, biar seorang pengrajin mencoba membuat alas kaki untuk Anda. Jadi daripada memberi karpet di seluruh wilaya kerjaan, akan lebih baik jika Raja memakai alas kaki saja”. Dan itulah asal-usul ditemukan sendal :D #JustKidding

Contoh 3 : di rumah saya, kadang internet itu mati bisa berhari-hari. Kenapa bisa mati berhari-hari? Karena :

1. Kami tidak tahu no telp untuk call center supportnya. Dan kami malas nyarinya

2. Kami tidak tahu no pelanggan dari internet ini, dan langganan atas nama siapa. Karena data itu diperlukan untuk konfirmasi. Dan kami malas bertanya.

Solusinya sederhana : buat sticky note, yang berisi no telp call center, no pelanggan, dan atas nama siapa, letakkan di atas modemnya. Jadi kalau ada yang mau complain ke call center, semua informasi ada di tempat yang terjangkau.

Intinya apa? Intinya adalah, jika kita punya masalah yang besar dan sangat kompleks, jangan khawatir. Karena solusi untuk masalah besar dan kompleks seringkali adalah langkah kecil dan sederhana. Mari berdoa dan minta hikmat dari Tuhan, anak kunci mana yang perlu dibuka untuk membuka pintu besar tersebut.

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!


8 − = four