Browsing "Uncategorized"
Sep 26, 2016 - Uncategorized    No Comments

A Faith Milestone

Kamis, 22 September 2016, saya menyelesaikan baca Alkitab yang ke-3 kalinya.

Urutan Alkitab yang saya selesaikan baca : Keluaran LAI, NIV Bible Study dengan foot note-nya, NIV The Case for  Christ Study Bible dengan foot notenya.

Adalah suatu mukjizat bagi saya untuk bisa menyelesaikan baca Alkitab sebanyak 3x. Bahkan 1x pun sebenarnya sudah mukjizat mengingat masih saja ada kemalasan, saat teduh bisa bolong-bolong.

Jadi saya saat teduh, dalam kondisi normal adalah membaca Alkitab, bukan buku panduan saat teduh. Kali pertama saya baca 4 pasal tiap hari, kali kedua saya baca 3 pasal dalam 1 hari, dan cycle ke-3 saya baca 2 pasal dalam 1 hari.

Entah ada kesombongan/tidak dalam kebanggaan ini. Saya bisa saja sombong, tapi berusaha tidak munafik dalam waktu yang bersamaan.

This is a faith milestone, a miracle, semuanya dimampukan oleh kasih karunia Tuhan.

Saya mau melanjutkan membaca Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) atau yang saat ini disebut Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini.

Ajaib perbuatan-Mu dalam hidupku, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Sep 22, 2016 - Uncategorized    No Comments

Penyembahan

Penyembahan itu dalam Bahasa Yunani ada beberapa kata yang digunakan dalam Alkitab. Tapi yang paling sering digunakan adalah kata “Proskuneo”.

Proskuneo itu memiliki arti :

  1. Mencium. Mencium hanya bisa dilakukan dari jarak dekat, tidak bisa dari jauh. Ini bicara tentang keintiman. Keintiman itu didapat saat hanya berdua. Jadi jika ingin mengejar keintiman yang sesungguhnya, kita kejar secara pribadi dengan Tuhan melalui saat teduh dan penyembahan pribadi, bukan secara korporat. Kita harus lebih puas menyembah secara pribadi, dibandingkan secara korporat (misal di gereja atau konser rohani).
  2. Seperti Anjing menjilat tangan tuannya. Anjing itu melambangkan kesetiaan. Menjilat tangan tuannya adalah cara anjing mengekspresikan kasih, kesetiaan dan ketaatan pada tuannya. Begitu pula dengan penyembahan kita.
  3. Bersujud atau tersungkur dalam pemujaan dan penghormatan (Wahyu 4:10-11). Tua-tua itu artinya orang yg dihormati, dan memiliki kedudukan, tapi mereka pun tersungkur di hadapan Tuhan. Tidak hanya tersungkur, tapi juga mereka melemparkan mahkota-nya. Mahkota berbicara tentang kehormatan. Mereka melemparkan kehormatan mereka di hadapan Tuhan.

Kapankah penyembahan itu penting dilakukan? saat kita merasa tidak ingin menyembah, saat malas saat bosan, saat kita menganggap itu bukan hal yang penting. Kasih kita diuji saat kita, sedang malas/bosan tapi kita tetap ingin bertemu pasangan kita.

Objek penyembahan itu : Tuhan. Tidak penting apa yang kita rasakan sebenarnya. Jadi walau misal, kita pribadi tidak suka dengan lagunya, ya gak masalah, karena objeknya adalah Tuhan, bukan kita yang ingin kita senangkan. Misalkan gw, gw lebih suka lagu lama, tapi gereja kita sukanya lagu baru, tapi apa karena itu gw keluar dari JPCC, ya enggak, kenapa? Karena Alkitab bilang Ia memberi nyanyian baru. Dan tidak penting apa yang kita rasakan, karena objek penyembahan adalah Tuhan, bukan kita.

Mazmur 40:3 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.

Referensi  : https://friendofgodministry.wordpress.com/2012/12/22/proskuneo/

Sep 2, 2016 - Uncategorized    No Comments

Hati Bapa

Beberapa hari yang lalu, saya menemukan suatu pola…

Orang yang memiliki preferensi seksual terhadap sesama jenis, lebih karena masalah/sesuatu dengan figur Bapak, bukan terhadap figur Ibu.

Lesbian seringkali menjadi lesbian karena Bapak-nya adalah orang yang kasar, tidak bertanggung jawab. Sedangan homoseksual seringkali menjadi homoseksual karena tidak mendapat perhatian dan kasih sayang yang dirasa cukup dari bapaknya.

Saya tutup dengan ayat ini :

Maleakhi 4:6 – Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah

Aug 19, 2016 - Uncategorized    No Comments

Prepare me

Saat ini saya sedang akan mengeluarkan salah satu surat paling penting dalam hidup saya.

Dimulai dengan doa, diakhiri dengan cetak printer.

Berkati aku Tuhan, untuk setiap konsekuensi yang ada, aku akan terima, dan persiapkan aku. Berikan kekuatan, penghiburan dan pertolongan.

Aug 15, 2016 - Uncategorized    No Comments

Yang paling berat

Yang paling berat adalah bukan uangnya… Tapi gw takut bahwa gw mempermalukan nama Tuhan. Itu yg berat. 

Karena dari awal, gw ingin memuliakan nama Tuhan. Tapi malah berakhir seperti ini. 

Di satu kesempatan, dinaikkan begitu tinggi, lalu dalam waktu singkat dihempaskan ke bawah. 

Harga diri, gengsi dihempaskan ke bawah. Rasa malu membayangi. 

Tapi mata dicelikkan begitu lebar. Dulu saya lah yg bilang : nanti aku doain mama papa. 

Tapi sekarang berbalik mereka yang bilang gini ke gw : papa mama akan doain kamu. 

Dulu gw yg kasih masukan-masukan dari perspektif rohani ke mereka, sekarang mereka yang memberikan sudut pandang secara rohani ke gw. 

Gw melihat dan merasakan sendiri pertumbuhan rohani kedua orang tua saya, terutama mama saya. 

Aku ini tidak berhak lagi atas diriku sendiri, Tuhan. Selidikilah hatiku, jika Engkau berkenan atasku, teguhkanlah itu. Jika aku menyimpang, tegurlah aku, Bapa. But be gentle on me. Engkau tau aku sedang terkulai. Aku tidak patah Tuhan, hanya terkulai. Pimpin aku, berjalanlah di depanku. I love Your presence O’Lord. Draw me close to You. 

Aug 11, 2016 - Uncategorized    No Comments

Angka….

Tadi siang lagi nyetir, dan gw ngelamun sedikit… Betapa bedanya keadaan hari ini, dan keadaan sekitar 5 bulan lalu…

Tapi setelah ditelisik, ternyata yang berbeda hanya lah angka saldo tabungan gw. Semuanya sama, lengkap, tidak ada yang hilang… Hanya angka saldo yang berbeda… Hanya angka…

Aug 11, 2016 - Uncategorized    No Comments

No Regret

Gw gak tau apakah gw mengambil keputusan yang benar/salah…

Tapi sampai saat ini, tidak ada penyesalan….

Aug 5, 2016 - Uncategorized    No Comments

Lelah

Tuhan, aku lelah fisik, jiwa dan rohani.

Sampai sejauh mana Engkau mau memperbesar kapasitasku? Sampai sejauh mana Engkau ingin membawaku.

Tuhan aku lelah, kapan ini akan berhenti….