Browsing "Uncategorized"
Nov 6, 2016 - Uncategorized    No Comments

The Greater Pain

Semakin berumur, pain tolerance kita akan semakin tinggi. Why? Karena seiring dengan umur, kita akan mengalami berbagai macam bentuk dan derajat ‘pain’.

Mungkin karena itu Tuhan kadang membiarkan kita merasa sakit. Karena di level yang berbeda, kita memerlukan level pain tolerance yang lebih besar.

Tapi Tuhan itu baik. Apapun yang Tuhan lakukan, itu adalah baik adanya. Itulah gunanya saudara/i persekutuan, karena saat kita jatuh, mereka lah yang mengingatkan kita bahwa Tuhan itu baik. Dan saat mereka jatuh, ada kita yang mengingatkan hal yang sama kepada mereka.

Nov 4, 2016 - Uncategorized    No Comments

Pintu yang besar

Selama hampir 33 tahun saya hidup, saya menyadari suatu pola. Pola bahwa sebenarnya untuk masalah kompleks, kadangkala solusinya adalah langkah kecil dan sederhana.

Kalau kata Ps Jeffrey Rachmat, untuk membuka pintu yang besar, hanya diperlukan sebuah anak kunci yang kecil.

Contoh 1 : di Komunitas Sel (KOMSEL), seringkala ada masalah keterbukaan. Jadi anggota KOMSEL tidak terbuka, malu dan kadang takut untuk cerita tentang kehidupan mereka.

Dan saya menyadari solusinya sebenarnya kecil dan sederhana. Jadi saat mulai, setiap orang diberi giliran berurutan untuk “update” aktivitas dan kejadian dalam seminggu terakhir ini. Jadi digilir sederhana setiap orang, tidak perlu Leadernya bilang : “Ayok, siapa yang mau cerita atau kesaksian”. Kalau tidak diberi giliran semua, mereka akan malu dan kadang malas. Kadang kita malu tunjuk tangan karena takut tidak didengar.

Contoh 2 : Alkisah zaman dahulu di zaman purba kala, ada seorang raja yang sedang jalan-jalan di daerahnya. Saat berjalan, kaki dia terkena duri dan dia kesakitan. Akhirnya dia memerintahkan agar seluruh wilayah dia diberi karpet, agar dia tidak ketusuk duri lagi saat berjalan-jalan. Lalu seorang  bijak datang, dan berkata : “Raja, biar seorang pengrajin mencoba membuat alas kaki untuk Anda. Jadi daripada memberi karpet di seluruh wilaya kerjaan, akan lebih baik jika Raja memakai alas kaki saja”. Dan itulah asal-usul ditemukan sendal :D #JustKidding

Contoh 3 : di rumah saya, kadang internet itu mati bisa berhari-hari. Kenapa bisa mati berhari-hari? Karena :

1. Kami tidak tahu no telp untuk call center supportnya. Dan kami malas nyarinya

2. Kami tidak tahu no pelanggan dari internet ini, dan langganan atas nama siapa. Karena data itu diperlukan untuk konfirmasi. Dan kami malas bertanya.

Solusinya sederhana : buat sticky note, yang berisi no telp call center, no pelanggan, dan atas nama siapa, letakkan di atas modemnya. Jadi kalau ada yang mau complain ke call center, semua informasi ada di tempat yang terjangkau.

Intinya apa? Intinya adalah, jika kita punya masalah yang besar dan sangat kompleks, jangan khawatir. Karena solusi untuk masalah besar dan kompleks seringkali adalah langkah kecil dan sederhana. Mari berdoa dan minta hikmat dari Tuhan, anak kunci mana yang perlu dibuka untuk membuka pintu besar tersebut.

Oct 26, 2016 - Uncategorized    No Comments

Yang Terbaik

Tuhan, aku tahu Engkau selalu memberi yang terbaik bagiku dan bagi orang-orang yang aku kasihi. Tidak pernah tidak yang terbaik. 

Oct 20, 2016 - Uncategorized    No Comments

Betapa Ajaib dan Hebat

Jika melihat tumbuh kembang seorang anak, mulai dia dari baru dilahirkan, sampai bertumbuh semakin besar, kita akan semakin mengagumi betapa hebatnya Tuhan.

Saya seorang engineer, saya tahu rumitnya cara membuat “sesuatu”.

Melihat seorang bayi, yang dulunya hanya bisa ngagoler di kasur, lalu bisa membalikkan badan, mulai merangkak, lalu akhirnya berjalan.

Dari yang hanya bisa menggumamkan sepatah dua patah suku kata, lalu 1 kata, lalu 2 kata, dst….

Dari yang hanya bisa mendengarkan kita berbicara, tapi lalu bisa merespon balik…

Contoh lainnya membedakan warna, mekanisme seorang anak belajar membedakan warna, pasti kompleks.

Dan tibalah saya pada satu kesimpulan, bahwa semua manusia yang Tuhan ciptakan itu sempurna, hebat dan pintar…

Tidak ada yang bodoh. Yang ada hanyalah pintar dan lebih pintar. Bahkan orang yang menurut kita paling bodoh pun, sebenarnya orang itu pintar, dan mungkin kita hanya sekedar lebih pintar dari dia.

Betapa ajaib dan hebatnya Engkau Tuhan.

Oct 20, 2016 - Uncategorized    No Comments

Forever and ever

Ampuni aku jika aku mengandalkan diriku sendiri Bapa. Jangan biarkan kesombongan lama-lama menghinggapiku.

Abide in me O’Lord.

Untuk selama-lamanya kasih setia-Mu Tuhan.

Sep 26, 2016 - Uncategorized    No Comments

A Faith Milestone

Kamis, 22 September 2016, saya menyelesaikan baca Alkitab yang ke-3 kalinya.

Urutan Alkitab yang saya selesaikan baca : Keluaran LAI, NIV Bible Study dengan foot note-nya, NIV The Case for  Christ Study Bible dengan foot notenya.

Adalah suatu mukjizat bagi saya untuk bisa menyelesaikan baca Alkitab sebanyak 3x. Bahkan 1x pun sebenarnya sudah mukjizat mengingat masih saja ada kemalasan, saat teduh bisa bolong-bolong.

Jadi saya saat teduh, dalam kondisi normal adalah membaca Alkitab, bukan buku panduan saat teduh. Kali pertama saya baca 4 pasal tiap hari, kali kedua saya baca 3 pasal dalam 1 hari, dan cycle ke-3 saya baca 2 pasal dalam 1 hari.

Entah ada kesombongan/tidak dalam kebanggaan ini. Saya bisa saja sombong, tapi berusaha tidak munafik dalam waktu yang bersamaan.

This is a faith milestone, a miracle, semuanya dimampukan oleh kasih karunia Tuhan.

Saya mau melanjutkan membaca Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) atau yang saat ini disebut Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini.

Ajaib perbuatan-Mu dalam hidupku, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Sep 22, 2016 - Uncategorized    No Comments

Penyembahan

Penyembahan itu dalam Bahasa Yunani ada beberapa kata yang digunakan dalam Alkitab. Tapi yang paling sering digunakan adalah kata “Proskuneo”.

Proskuneo itu memiliki arti :

  1. Mencium. Mencium hanya bisa dilakukan dari jarak dekat, tidak bisa dari jauh. Ini bicara tentang keintiman. Keintiman itu didapat saat hanya berdua. Jadi jika ingin mengejar keintiman yang sesungguhnya, kita kejar secara pribadi dengan Tuhan melalui saat teduh dan penyembahan pribadi, bukan secara korporat. Kita harus lebih puas menyembah secara pribadi, dibandingkan secara korporat (misal di gereja atau konser rohani).
  2. Seperti Anjing menjilat tangan tuannya. Anjing itu melambangkan kesetiaan. Menjilat tangan tuannya adalah cara anjing mengekspresikan kasih, kesetiaan dan ketaatan pada tuannya. Begitu pula dengan penyembahan kita.
  3. Bersujud atau tersungkur dalam pemujaan dan penghormatan (Wahyu 4:10-11). Tua-tua itu artinya orang yg dihormati, dan memiliki kedudukan, tapi mereka pun tersungkur di hadapan Tuhan. Tidak hanya tersungkur, tapi juga mereka melemparkan mahkota-nya. Mahkota berbicara tentang kehormatan. Mereka melemparkan kehormatan mereka di hadapan Tuhan.

Kapankah penyembahan itu penting dilakukan? saat kita merasa tidak ingin menyembah, saat malas saat bosan, saat kita menganggap itu bukan hal yang penting. Kasih kita diuji saat kita, sedang malas/bosan tapi kita tetap ingin bertemu pasangan kita.

Objek penyembahan itu : Tuhan. Tidak penting apa yang kita rasakan sebenarnya. Jadi walau misal, kita pribadi tidak suka dengan lagunya, ya gak masalah, karena objeknya adalah Tuhan, bukan kita yang ingin kita senangkan. Misalkan gw, gw lebih suka lagu lama, tapi gereja kita sukanya lagu baru, tapi apa karena itu gw keluar dari JPCC, ya enggak, kenapa? Karena Alkitab bilang Ia memberi nyanyian baru. Dan tidak penting apa yang kita rasakan, karena objek penyembahan adalah Tuhan, bukan kita.

Mazmur 40:3 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.

Referensi  : https://friendofgodministry.wordpress.com/2012/12/22/proskuneo/

Pages:«123456789...145»