Browsing "Uncategorized"
Jun 24, 2017 - Uncategorized    No Comments

Dari Atas Mimbar

salah satu hal yang membuat gw tidak damai sejahtera adalah saat seorang pembawa firman Tuhan, baik itu pendeta, ataupun non pendeta, saat membagikan firman Tuhan, dia menyelipkan kata-kata tegoran atau sindiran untuk orang yang kebetulan hadir saat khotbah tsb.

gw paling ndak suka kl hal itu terjadi, dan minggu kemaren gw hampir melakukan hal itu. dan gw berdoa, agar jangan sampai gw melakukan itu. dan puji Tuhan, akhirnya tidak sampai terjadi.

May 26, 2017 - Uncategorized    No Comments

Dear…

Dear my blog, I love you.

Terima kasih telah menjadi tempat gw curhat kesedihan, kegalauan, sukacita, pencapaian, dan juga kejatuhan.

Ketika membaca ulang beberapa post yang lalu, rasa haru memenuhi gw.

Terima kasih telah menjadi pengingat kebaikan Tuhan dalam hidup gw.

Dear Lord, Thank You for making me starting this blog. I adore You.

May 26, 2017 - Uncategorized    No Comments

The Joy from Heaven

Di gereja gw, sedang ada program baca Alkitab 1 tahun. Malam ini gw baca 1 ayat :

Mazmur 49:20 “Manusia tak dapat terus hidup dalam kemewahan, seperti binatang, ia pun akan binasa.”

terus gw otomatis ngomong gini “Oh iya ya, kl gw mati, gak bawa uang sepeser pun. buat apa donk gw cape-cape kerja”.

Tapi akhirnya gw dapat jawabannya : “Untuk kemuliaan Tuhan”.

Semoga hidup Anda penuh, semoga Anda tiba pada suatu titik dimana Anda merasa bahwa Anda sudah memiliki segala sesuatunya. Jika kita memiliki Tuhan dalam hati kita, maka artinya kita sudah memiliki segala sesuatunya.

Seperti saya merasakan sukacita ini, semoga Anda pun mengalami sukacita tersebut dalam hidup Anda. Sukacita yang datangnya dari Tuhan.

May 22, 2017 - Uncategorized    No Comments

Sunset

Saat duluuuu sekali, gw pernah join dalam komunitas sel.

Pemimpinnya saat itu berkata : “kenapa kita susah sekali mengenalkan pribadi Kristus pada orang tua kita, kakak dan adik kita? Itu karena mereka melihat kehidupan kita sesungguhnya”

Dan saat itu, gw ngangguk-ngangguk, dan menyetujui saat itu.

Lingkaran dalam kita lah yang tahu bagaimana kita sesungguhnya.

Tapiiiii….. Kalau memang Kristus berdaulat atas hidup kita, seharusnya orang tua, kakak, adik, keluarga kita lah yang paling merasakan dampaknya.

Agak percuma, jika kita bisa jadi terang bagi orang lain, tapi keluarga kita sendiri tidak melihat kita membawa terang.

Gw kenal langsung orang yang bilang “shalom, Tuhan memberkati”, sering pelayanan di gereja…. TETAPI dia abusive dengan orang-orang sekitarnya, mukul cucu-nya dengan baskom sampai baskom-nya pecah, main gesper, dsb…

Kita bisa say hello dengan ramah, ngucap shalom dengan orang lain, tapi diam-diaman dengan orang di dekat kita.

Berantem, berseteru dengan orang dekat, itu wajar sekali, tapi seperti di Alkitab bilang, pertengkaran itu selesaikan sebelum matahari terbenam. Setidaknya kita sudah melepaskan pengampunan sebelum matahari terbenam.

Biarlah kita menjaga hati kita, agar Tuhan betah dan menikmati bertahta di hati kita.

May 22, 2017 - Uncategorized    No Comments

Belati

Gw memperhatikan bahwa semakin sering kita punya kesempatan bertemu dengan orang, semakin banyak konflik, ketersinggungan yang bisa terjadi.

Gw melihat langsung bagaimana perkataan orang bisa menyakiti dan menyinggung orang lain. Dan di posisi gw pun di posisi yang kemungkinan besar bisa tersinggung, dan tersakiti.

Kita membutuhkan kapasitas yang besar, saat belati itu menghujam kita, bagaimana kita bisa ikhlas dan legowo, tidak terlalu mudah tersinggung. Menjadi serupa dengan Kristus, itu adalah tujuan anak-anak Tuhan.

Memaafkan, tanpa perlu orang tersebut meminta maaf. Melepaskan pengampunan sebagai “REFLEKS”, bukan lagi sebagai suatu “perjuangan”.

Biarlah Roh Kudus yang berdaulat penuh atas kita, memampukan kita, memberikan kekuatan dan penghiburan bagi kita.

Apr 11, 2017 - Uncategorized    No Comments

Tawar

Saya saat ini lumayan aktif pelayanan di gereja. Dan semakin saya aktif, semakin saya kenal orang kristen lahir baru lainnya, semakin saya menyadari bahwa tidak ada orang yang sempurna.

Gw begitu sering melihat begitu banyak orang yang tidak taat pada Firman Tuhan, untuk hal-hal prinsipal.

Apa gw merasa kecewa? Tidak… Yang gw rasakan lebih ke “mati rasa”.

Tapi gw sadar juga bahwa sebenarnya gw pun sama aja. Masih sering berontak, masih nakal, dsb. Pasti tidak sedikit orang juga merasa ‘mati rasa’ karena gw.

Dan gw perlu sadar bahwa setiap orang pun ingin become better dalam hal ketaatan, terlepas dari penilaian gw.

Issue-nya apa? Issue-nya adalah, gw tidak ingin mati rasa lagi.

Memahami, menerima, dan mengasihi seseorang, tidaklah perlu disertai dengan mati rasa. Mungkin ini yang disebut dengan tawar hati.

Pulihkan aku Tuhan, aku tidak ingin mati rasa lagi.

Apr 11, 2017 - Uncategorized    No Comments

Dituntun oleh Roh Kudus

Hari ini saya mengikuti training untuk business community di gereja saya.

Saat diskusi, di kelas berisi sekitar 50 orang, ada pertanyaan seperti ini : Apa/siapa yang berpengaruh bagi Anda dalam menjalankan bisnis?

Ada dorongan kuat dalam diri untuk jawab bahwa tokoh-tokoh Alkitab yang mempengaruhi gw, dan bilang : “Dalam Alkitab, sebenarnya banyak prinsip manajemen yang bisa kita ikuti untuk menjalankan bisnis kita, contohnya delegasi, training, dll”

Ini forum umum, akan jawab depan 50 orang. Dan gw introvert, malu untuk jawab, gw tahan diri gw untuk gak jawab. Dan jawaban gw ini agak-agak berbau rohani sedikit, dan tampaknya sebagian jemaat gereja tuh kadang agak suka gimanaaa gitu kl ada yang ngomong berbau rohani.

Jadi gw tahan banget, pembicaranya terus nanya : “Ada yang mau jawab”.

Dan dada gw bergemuruh banget, seakan-akan Roh Kudus mendorong gw untuk menjawab, tapi gw tahan diam, sambil galau jawab/gak, tapi gw tetap tahan.

And you know whaat… pembicaranya nunjuk gw, dia bilang : “Tadi siapa yang usahanya di bidang IT”

Gw langsung refleks ngomong pelan ke diri sendiri : “Aduh”.

Akhirnya gw jawab deh di depan umum.

Lesson learned today : harus lebih peka pada tuntunan Roh Kudus. Dan harus lebih berani untuk taat, walaupun itu melawan rasa malu kita.

Yang disesali : seharusnya gw bisa berani untuk taat, dengan segala ketidaknyamanan yang mungkin gw hadapi dan mungkin orang lain hadapi.

Feb 2, 2017 - Uncategorized    No Comments

Tidak berhak

Ada seorang anggota komunitas sel bertanya sama saya : “Kak kepikiran gak kak, untuk minta di posisi yang sekarang?”

Gw bingung dengan definisi “posisi sekarang”. Tapi bagi dia, sepertinya posisi : memimpin suatu perusahaan, menjadi ketua komunitas sel, dsb.

Tapi pertanyaan yang bagus memprovokasi kita untuk berpikir dan mengingat. Dan pertanyaan dia memprovokasi saya untuk menggali jawabannya.

Lalu gw jawab : “Enggak. Waktu gw lulus S2, permintaan, kerinduan gw adalah punya perusahaan yang bersih tanpa suap menyuap, bayar pajak dengan taat dan benar. Agar Tuhan dimuliakan melalui perusahaan gw. Kerinduan gw itu. Bukan agar perusahaan gw besar, untung besar, dsb. Karena pemikiran manusia gw, perusahaan bersih tanpa suap menyuap, bayar pajak, pasti pas-pasan aja.”

Dan 7-8 tahun setelah itu, ternyata Tuhan memberkati gw berlimpah-limpah.

Jadi saat gw di titik ini, setelah kejadian yang traumatis, gw bisa tidak ada kepahitan dan kekecewaan pada orang lain, maupun kekecewaan diri sendiri, itu semua karena kasih karunia dan kebaikan Tuhan. Dan gw bersyukur bahwa gw diingatkan visi awal gw.

Aku bersyukur pada-Mu ya Allah, Engkau membuatku seperti sekarang ini. Tapi kadang aku merasa Tuhan terlalu mempercayaiku. It scares me O Lord, that you trust me that much. But I am yours, i have decided to give my devotion to You. Aku ini hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, aku tidak berhak atas diriku lagi, jadilah padaku seturut kehendak-Mu.

Feb 2, 2017 - Uncategorized    No Comments

Teladan Soal Uang

Gw bersyukur bahwa gw punya orang tua yang gemar memberi, mempunyai belas kasihan untuk orang lain. Kedua orang tua gw bisa berhemat untuk diri sendiri, tapi very generous ke orang lain.

Gw diberikan teladan yang baik soal ini.

When I have no money, and saat ada orang yang kesulitan butuh pinjam uang ama gw, yang gw pikirkan adalah : wah kl punya banyak duit kayak kemaren, pasti gw pinjemin.

Tapi Tuhan mengajarkan untuk memberi dari kekurangan.

Thank You Jesus. Sepertinya aku tidak bisa meminta lebih.

Jan 2, 2017 - Uncategorized    No Comments

Testamen

Akhir-akhir jarang update blog memang. Lalu bertanya-tanya apa sebabnya, ternyata gw punya saluran lain untuk memberikan kesaksian mengenai kebaikan Tuhan dalam hidup dan juga pewahyuan yang Tuhan beri, yaitu melalui Komunitas Sel.

Tapi tulisan (dalam bentuk blog ini), salah satu cara efektif untuk membuat kesaksian hidup gw permanen, karena bisa dibaca ulang. Dan kalau gw sudah berpulang ke rumah Bapa, i hope someday someone make this blog as a book.

Pengalaman kita adalah harta karun kita, spesifik untuk kita. Tidak ada orang yang memiliki pengalaman yang sama. Walau kejadiannya sama, tapi pergumulan, karakter dan pola pikir kita terhadap kejadian tersebut akan berbeda.

Sharing is caring. Berbagi harta karun kita, yang mungkin berguna bagi orang lain.

Mazmur 12:11A “Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka.”

Pages:«1234567...142»